putus ceunah

Dari kejauhan terlihat Nina dan Saka saling melempar senyum, gadis berambut pirang dengan lekukan tubuh yang cukup bagus itu sepertinya benar-benar menarik perhatian Saka. Kala yang tadi ingin memarahi Saka karena telah membuat Arjuna terjatuh langsung teralihkan gara gara kehadiran Nina.

“Dih dih, kecentilan banget tu cewek, cakepan juga gue kalo di liat-liat,“ucap Kala.

“Ngapain lo?“suara itu mengejutkan Kala.

“Ayam! Ajg! Ngagetin aja,“Kala memukul bahu pria itu keras dan membuat Arjuna meringis.

“Sakit Kala,”

“Syukurin!“timpal Kala.

“Ngeliatin apa sih?“tanya Juna.

“Kak Saka, noh lagi sama si Nina,“jawab Kala.

“Ck! Dah jamet kebangetan, brengsek pula, masa cewek secantik lo di selingkuhin, wah sengklek tuh otaknya,“Juna menggelengkan kepalanya sambil menatap Saka.

Kala memandang Arjuna dengan tatapan tak percaya, wajah gadis itu semerah tomat ketika mendengar perkataan lelaki ini.

“Jadi gue cakep?“tanya Kala mencoba memastikan kembali.

“Cewek kan emang cantik, ya kalo ganteng cowok namanya,“ujar Arjuna.

Kala mencubit lengan Arjuna.

“Sakit woy! Anjir!“Arjuna mengelus lengannya.

Kala mendengus kesal, gadis itu memilih pergi dan meninggalkan Arjuna yang kini tengah menahan diri karena tingkah Kala membuatnya gemas.

........

“Sayang ih kamu gak pernah ke kelas aku lagiiii,“ujar Nina sambil mengerucutkan bibirnya.

“Ohhhh jadi bener ya kak ada apa apa sama ni cewek,“Kala menyilangkan kedua tangannya di dada.

“E-eh, gak kok yank, dia ngaku-ngaku aja ini mah, aku gak ada hubungan apa apa sama dia sumpah!“elak Saka.

Kala memutar bola matanya,“Kak Saka udah gak bisa ngelak, jelas-jelas dia panggil sayang kan tadi, mulai hari ini kita gak ada lagi hubungan apa apa.”

“Eh kok gitu, ayang dia cuman bercanda,“Saka meraih tangan Kala namun gadis itu langsung menepisnya.

“Putus? Ngerti bahasa putus kan? Gak ada hubungan apa apa lagi,“ucap Kala menekan kalimatnya. Setelah mengucapkan itu Kala segera melenggang pergi tanpa mengubris teriakan Saka lagi.

“AYANG!”